BUKITTINGGI – Toko Jam H. Zen berhasil diselamatkan dari amukan api. Sunyi dini hari Pasar Atas Bukittinggi mendadak pecah oleh kepanikan.
Asap tebal mengepul dari sebuah toko di Jalan Minangkabau, Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kamis (8/1/2025) sekitar pukul 02.08 WIB.
Warga yang terjaga segera bergerak cepat melaporkan kejadian tersebut ke Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi.
Tanpa menunggu lama, Regu Piket Yudha langsung meluncur ke lokasi setelah menerima instruksi pimpinan. Ketepatan respon menjadi kunci. Hanya dalam waktu ±3 menit, armada Damkar sudah tiba di titik kejadian.
Objek kebakaran diketahui merupakan Toko Jam H. Zen yang berlokasi di kawasan padat aktivitas ekonomi Pasar Atas.
Pemilik toko, Heri Kurniawan (20), yang bekerja sebagai karyawan di toko tersebut, sempat dihubungi warga sekitar. Namun hingga proses pemadaman berlangsung, yang bersangkutan belum dapat dihubungi.
“Petugas Damkar bergerak cepat melakukan pemadaman dan penyiraman guna mencegah api merembet ke bangunan lain,” ujar kepala DPKP Bukittinggi, Joni Feri.
Ia menyebutkan, proses penanganan berlangsung sekitar ±45 menit, hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali.
Tidak hanya fokus pada pemadaman, petugas juga memberikan edukasi keselamatan kebakaran kepada warga sekitar, sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Dalam operasi tersebut, DPKP Kota Bukittinggi mengerahkan armada lengkap, di antaranya Matra, Karba, TX, Waterous, tangki suplai air, serta kendaraan pendukung lainnya. Satu unit armada tambahan juga didatangkan dari Kabupaten Agam.
Sebanyak 22 personel gabungan diterjunkan ke lokasi, terdiri dari 15 personel DPKP Kota Bukittinggi dan 7 personel dari Agam, dengan pendampingan langsung Kepala Bidang Operasional dan Kepala Seksi Rescue DPKP.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran dan taksiran kerugian masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali menegaskan kesiapsiagaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi dalam menjaga keselamatan warga, bahkan di saat kota masih terlelap.
Kecepatan respon dan kerja sigap petugas menjadi benteng utama mencegah bencana yang lebih besar di kawasan jantung ekonomi kota.
“Cepat, sigap, dan tanpa kompromi demi keselamatan masyarakat,” menjadi bukti nyata kehadiran Damkar Bukittinggi di setiap kondisi darurat. **





