Jelang Implementasi ‘Quantum Financial System’, Koordinator Aset Global Ajukan Pengawalan Ketat di Protokol Jakarta

Date:

IMBCNEWS|JAKARTA – Kawasan jantung ekonomi Jakarta, yang meliputi jalur Sudirman, Thamrin, hingga Gatot Subroto, dijadwalkan akan menjadi lokasi kegiatan krusial yang melibatkan para pemangku kepentingan perbankan baru.

Hal ini menyusul terbitnya surat permohonan pengawalan resmi yang ditujukan kepada Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

Surat bernomor 028/6/ SI/2025 yang diajukan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai Koordinator Kepemilikan Bank, secara resmi meminta pelayanan keamanan dan pendampingan personel kepolisian untuk agenda yang akan berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026.

Transformasi Sistem Keuangan: Mengenal Quantum Financial System (QFS)

Dalam narasi surat tersebut, disebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis para pemilik dana dan aset global.

Fokus utama dari pergerakan ini adalah pengenalan Quantum Financial System (QFS), sebuah istilah yang merujuk pada sistem keuangan berbasis teknologi tinggi yang diklaim akan mendasari operasional bank-bank baru di masa depan.

 

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa mereka bertindak sebagai perwakilan resmi dari: Pemilik Dana (Fund Owners),  Pemilik Sistem (Quantum Financial System) dan Pemilik Aset Global dan Kepemilikan.

Kegiatan yang dibalut dalam format peninjauan lapangan atau “jalan-jalan” para pemilik bank baru ini bertujuan untuk memetakan kesiapan infrastruktur di sepanjang urat nadi transportasi Jakarta.

Estimasi Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

Mengingat lokasi kegiatan mencakup tiga titik utama kemacetan di Jakarta, pihak Kepolisian diminta untuk melakukan pengawasan ketat sejak pukul 09.00 WIB hingga agenda dinyatakan selesai. Area yang akan menjadi titik fokus meliputi: Koridor Sudirman-Thamrin: Pusat bisnis dan perkantoran nasional, dan Gatot Subroto: Jalur strategis penghubung wilayah Jakarta Barat, Selatan, dan Timur.

Kehadiran tokoh-tokoh yang disebut sebagai “Pemilik Aset Global” ini diprediksi akan menarik perhatian publik, sehingga pendampingan dari personel Polda Metro Jaya dianggap krusial guna menjaga ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas.

Validitas Dokumen

Dokumen permohonan ini ditandatangani langsung oleh Wilona, selaku Koordinator Penerima Manfaat, di bawah naungan entitas Bank Personal Guarantee.

Secara administratif, surat ini telah mendapatkan stempel penerimaan dari pihak Sekretariat Umum (Setum) Polda Metro Jaya tertanggal 3 Januari 2026, yang menunjukkan bahwa dokumen telah masuk ke dalam meja birokrasi kepolisian untuk dilakukan kajian pengamanan.

Antisipasi Bagi Masyarakat

Meski belum ada rilis resmi mengenai penutupan jalan, masyarakat yang biasa melintasi jalur Sudirman-Thamrin dan Gatot Subroto pada jam keberangkatan kantor besok pagi disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi kepadatan lalu lintas.

Pihak berwenang diharapkan segera memberikan rincian lebih lanjut mengenai prosedur pengawalan ini agar tidak mengganggu aktivitas publik di salah satu hari tersibuk dalam sepekan tersebut.(*)(imbcnews)

taufik
taufik
Menulis Data Menyampaikan Fakta.
spot_imgspot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Bekasi Keren Untuk Perubahan, RW 09 Sepanjang Jaya Tingkatkan Kualitas Lingkungan

IMBCNEWS - KOTA BEKASI – Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan...

Dapatkan SIM Tanpa Ribet: Layanan SIM Keliling Kota Bekasi Hadir 20 Januari

IMBCNEWS - KOTA BEKASI - Kepolisian kembali menyediakan layanan...

Pasca Banjir Pengasinan, Camat Rawalumbu Pantau Proses Pengangkutan Sampah

IMBCNEWS - KOTA BEKASI – Camat Rawalumbu, Sri Susilawati,...

Konferensi Internasional di Mesir, Menag Bicara Ekoteologi, Peran Agama dan Kemanusiaan di Era AI

Jakarta-IMBCNews - Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang ekotelogi...