IMBCNews, Karawang | Dalam upaya pengentasan buta aksara arab, khususnya untuk membaca Alqur-an, Lembaga Pembinaan Qiroatil Quran Indonesia atau Lembaga Pembelajaran Qiroatil Quran (LPQQ), terus mendorong gerakannya secara nasional; Agar mereka yang masih buta aksara menjadi melek aksara dan minimal mampu membaca Alqur-an.
LPQQ Indonesia didirikan, memiliki tujuan agar masyarakat, khususnya ummat muslim, mampu membaca, mempelajari dan mencintai kandungan yang terdapat di dalam kitab suci Alqur-an.
Pada upaya mengembangkan gerakan itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LPQQ Kabupaten Karawang, dua tahun terakhir, berupaya melengkapi kepengurusan pada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LPQQ di 30 kecamatan yang ada di wilayah kerjanya.
Hingga pekan lalu, jumlah DPC LPQQ yang telah terbentuk kepengurusannya telah mencapai semua kecamatan yang ada Kabupaten Karawang. Terakhir, Penguruss DPC LPQQ Cikampek dan Kotabaru (Cikobar) telah pula dilantik, kemudian DPC ini menggelar training of trainer mu’alim Alqur-an metode ishlah.
Seiring dengan ditetapkannya pengurus dan pelaksanaan taining of trainer, tetapi juga, pada Jumat 27 Juni 2025, DPC Cikobar meresmikan Kelompok Belajar Membaca Alqur-an (KBMA) Al Hasanah yang lokasinya di Dusun Babakan Jati Rt 001 RW 004, Desa Cikampek Timur.
Pada acara ini, Ketua DPD LPQQ Karawang H Endang Mulyana, S.Pd., berkenan meresmikan KMBA Al Hasanah sekaligus memberikan tausiyah mengenai pentingnya program pengentasan buta aksara. “Karena orang yang beriman memang seharusnya mampu membaca Alqur-an,” tegasnya.
Ada pun pengelola, penanggung jawab dan pengusuh KBMA Alhasanah, sebagai berikut: Ketua: Eni Suhaeni; Penanggung-jawab: Hj. Engkoy Rokayah; dan Mu’alim atau pengasuh pembelajaran dalam upaya pengentasan buta aksara Alqur-an, yaitu: Ustadz Soni Wijaya, H. Udeng Damarudin. (*/asy2806)




