NATO Ingatkan Rusia Terus Tingkatkan Kemampuannya

Date:

IMBCNEWS – JAKARTA –  Sekjen Aliansi Pertahanan Atlantik Utara ( NATO)  Mark Rutte, menyerukan negara anggotanya untuk meningkatkan pertahanan guna mencegah perang yang mungkin dikobarkan Rusia.

“Moskow bisa saja menggunakan kekuatan militer untuk melawan NATO dalam lima tahun ke depan, “ tutur Rutte
seperti dilaporkan Reuters dan Anadolu pada Konferensi Keamanan Munich di Berlin, Jerman, Jumat (13/12).

Rutte mengatakan bahwa terlalu banyak negara-negara sekutu NATO yang tidak merasakan urgensi ancaman nyata Rusia di kawasan Eropa.

“Kita perlu sangat jelas tentang ancaman tersebut.  Kita adalah target Rusia berikutnya,” kata Rutte dalam pidatonya.

Rutte menyatakan kecemasannya karena banyak anggota NATO yang diam-diam merasa puas dan tidak merasakan urgensi (meningkatkan pertahanan-red) serta terlalu mempercayai bahwa waktu ada di pihak mereka.

“Itu tidak benar. Waktu untuk bertindak adalah sekarang,” ucapnya seraya menambahkan: “ Konflik ada di depan pintu kita. Rusia telah membawa perang kembali ke Eropa. Dan kita harus bersiap,” cetus Rutte.

Kemampuan menyerang dalam 5 tahun

Dalam pidatonya pada Kamis (11/12) waktu setempat, Rutte memperingatkan negara-negara NATO bahwa Rusia dapat berada dalam posisi untuk menyerang negara-negara NATO dalam waktu lima tahun.

Dia menekankan, Rusia telah secara signifikan meningkatkan produksi pertahanan selama perang Ukraina, dengan memproduksi sekitar 2.000 rudal jelajah dan balistik tahun ini, serta memproduksi sekitar 2.900 drone setiap bulannya.

Untuk itu Rutte mendesak agar negara-negara NATO segera meningkatkan pengeluaran dan produksi pertahanan untuk mencegah perang skala besar, yang pernah dialami generasi-generasi sebelumnya.

“Pertahanan NATO sendiri dapat bertahan untuk saat ini. Tetapi dengan ekonominya yang didedikasikan untuk perang, Rusia bisa saja siap menggunakan kekuatan militer terhadap NATO dalam waktu lima tahun,” ujar Rutte memperingatkan.

Rutte juga menuduh Rusia melancarkan perang hybrid yang semakin meningkat terhadap negara-negara Barat,   menyebut a.l Moskow berada di balik kampanye rahasia, serangan sabotase terhadap infrastruktur penting, penyusupan drone, dan pelanggaran wilayah udara.

“Respons NATO terhadap provokasi Rusia cenderung tenang, tegas, dan proporsional. Tetapi kita perlu bersiap untuk eskalasi dan konfrontasi lebih lanjut,” ujarnya.

Rutte juga mengirimkan pesan kuat untuk mengingatkan komitmen abadi setiap negara anggota terhadap Pasal 5 NATO yang menyebutkan, serangan terhadap satu negara adalah serangan terhadap semua negara.

“Setiap agresor harus mengetahui bahwa kita mampu dan akan membalas dengan keras serangan mereka,” kata Rutte. (imbbcnews/nanangssumber diolah Reuters/Anadolukompas.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

spot_imgspot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

AS dan Eropa Belum Satu Visi Soal Greenland

IMBCNEWS - JAKARTA - PM INGGRIS Keir Starmer berencana...

Eropa Perlu Bersatu Tolak Intervensi AS Ke Iran

IMBCNEWS Ankara | Menlu Spanyol Jose Manuel Albares menyerukan,...

Presiden Trump Sedang Pertimbangkah Opsi Terhadap Iran

IMBCNEWS - JAKARTA - PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald...

Korban Demo-demo Massa di Iran Tewaskan 5.000 Orang

IMBCNEWS - JAKARTA - TIDAK diketahui jumlah pasti korban...