IMBCNEWS|DEPOK – Pengurus RW 14 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, berkomitmen memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara yang berlangsung pada Minggu (4/1/26) di balai warga RW 14 mekarsari berlangsung meriah dan antusiasme warga yang sangat luar biasa ditandain puluhan stand UMKM yang ikut berpartisipasi dalam acara bazar umkm RW 14.
Bazar UMKM RW 14 ini diawali kata sambutan panitia Ketua RW, kemudian sambutan dari Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriatna dan dilanjutkan pembacaan puisi bertemakan hari ibu.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua RW 14 Mekarsari, Drs. H. Sugeng Bagiono, yang menyatakan bahwa potensi produk lokal warga perlu mendapatkan intervensi berupa pelatihan dan kemudahan akses pendanaan, Minggu (4/1/25).
Menurut Sugeng, geliat UMKM di wilayahnya menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Para pelaku usaha dinilai memiliki semangat tinggi dalam menghasilkan produk-produk kreatif.

Namun, ia menyadari bahwa untuk mencapai pasar yang lebih luas, diperlukan peningkatan kualitas produk serta manajemen usaha yang lebih profesional.
Dalam upaya pengembangan tersebut, pengurus RW 14 tengah merancang program terpadu yang mencakup berbagai aspek fundamental bisnis.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku UMKM di lingkungan kami.Harapannya, kedepan dapat dilaksanakan program pengembangan yang lebih terarah, seperti pelatihan teknis dan fasilitasi pendanaan untuk modal usaha,” ujar Sugeng.
Selain dukungan internal, pihak RW juga menyambut baik dukungan dari pihak legislatif, khususnya Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, yang berkomitmen membantu pemasaran produk warga.
Sinergi ini diharapkan dapat membuka akses bagi produk RW 14 untuk dipasarkan ke wilayah lain di luar Kelurahan Mekarsari.
Program pemberdayaan ini tidak hanya menyasar pada aspek produksi, tetapi juga pada penyediaan fasilitas fisik yang mendukung aktivitas perdagangan.
Sugeng menekankan pentingnya pendataan pelaku usaha secara akurat agar penyaluran bantuan atau modal kerja dapat tepat sasaran.
“Kami ingin memberikan yang terbaik bagi warga. Melalui program pendataan dan pendampingan ini, kami ingin memastikan produk-produk warga tidak hanya terjual, tetapi juga memiliki daya saing tinggi sehingga dapat menjadi contoh bagi RW lainnya,” lanjutnya.
Dengan adanya kolaborasi antara pengurus lingkungan, pelaku usaha, dan perwakilan rakyat, RW 14 Mekarsari optimis dapat mencetak wirausaha mandiri yang mampu menopang ketahanan ekonomi keluarga di tengah dinamika ekonomi perkotaan.(*)(imbcnews/taufik)





