Sampai 2035 China Ingin Buat Enam Kapal Induk Lagi

Date:

IMBCNEWS – JAKARTA – AMBISI China menggeser Amerika Serikat sebagai kampiun militer di dunia terus dipacu, tercermin dari rencananya membangun enam kapal induk lagi dalam satu dekade ke depan.

China seperti dilaporkan majalah Newsweek disebut tengah merancang ekspansi besar-besaran matra lautnya dari tiga kapal induk yang dimilikinya saat ini menjadi sembilan sampai 2035.

Rencana ambisius China tersebut diungkap Pentagon dalam laporan terbarunya mengenai kekuatan militer China yang dirilis, Selasa (23/12).

Laporan Pentagon soal ambisi kapal induk China Dalam laporan tahunan kepada Kongres Amerika Serikat (AS) tentang kekuatan militer China, menyebut Beijing menargetkan kepemilikan sembilan kapal induk pada 2035, termasuk tiga yang sudah dimiliki saat ini.

Ketiga kapal induk tersebut adalah CNS Liaoning, CNS Shandong, dan CNS Fujian, yang disebut telah resmi dioperasikan pada November lalu.

Penilaian terbaru ini menandai perubahan signifikan dibanding laporan Pentagon tahun lalu. Saat itu, Pentagon hanya menyebut akan ada “kapal induk tambahan” setelah Fujian, tanpa menyebut jumlah yang jelas. Pentagon menilai ambisi tersebut sejalan dengan tujuan jangka panjang China membangun angkatan bersenjata “kelas dunia” pada 2049.

AL terbesar dunia

Saat ini, China memiliki lebih dari 370 kapal perang dan menjadi angkatan laut terbesar di dunia dari sisi jumlah kapal, meski masih tertinggal jauh dari AS dalam jumlah kapal induk.

Kapal induk kerap dipandang sebagai indikator utama kekuatan militer suatu negara, berfungsi sebagai pangkalan udara terapung yang memungkinkan proyeksi kekuatan jauh melampaui garis pantai.

Militer China dalam beberapa tahun terakhir juga rutin mengerahkan kapal induknya ke kawasan Pasifik Barat.

Langkah ini dinilai sebagai upaya menantang strategi “rantai pulau” AS yang bertujuan membatasi kehadiran militer China di kawasan tersebut.  Saat ini, AL AS mengoperasikan 11 kapal induk.

China saat ini juga sedang melakukan uji coba kapal Induk pengangkut pesawat nirawak pertama di dunia type 004 yang kerap disebut sebagai kapal induk keempat China dan diperkirakan akan menjadi kapal induk pertama bertenaga nuklir miliknya.

Informasi ini dilaporkan media pertahanan The War Zone walau pemerintah China hingga kini belum mengonfirmasi secara resmi berita tersebut.

Menanggapi kekhawatiran terkait ekspansi militer China, Jubir Kedubes  China di Washington, Liu Pengyu, sebelumnya menegaskan, pengembangan persenjataan China tidak ditujukan kepada pihak tertentu.

“Pengembangan dan peningkatan persenjataan China tidak diarahkan terhadap negara atau target tertentu, serta tidak menimbulkan ancaman bagi negara atau kawasan mana pun tetapi semata-mata untuk menjaga kedaulatan , keamanan, dan kepentingan pembangunan,” ujar Liu.

Sementara itu, Pentagon dalam laporannya menyatakan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) selama puluhan tahun telah mengerahkan sumber daya, teknologi, dan “political will” untuk mewujudkan visinya sebagai militer kelas dunia.

“AS dipandang sebagai “musuh kuat” yang menjadi tolok ukur kemampuan mereka, “ ungkap pernyataan itu.

Ambisi China menjadi negara terkuat di dunia juga tercermin dari anggaran militernya yang menurut Global Firepower 2025 mencapai 266,85 miliar dollar AS (Rp4.469,7 triliun) atau di ranking ke-2 setelah AS 895 miliar dollar (Rp14.992 triliun). (imbcnews/nanangs/sumber diolah: newsweek/kompas.com/ ns)

spot_imgspot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Timur Tengah (bakal) Kembali Membara

IMBCNEWS - JAKARTA - SITUASI makin memanas setelah Presiden...

China Rilis Kapal Induk Terbang, Pancing Reaksi Barat

IMBCNEWS - JAKARTA - AMBISI China untuk menguasai dunia,...

APSF dan Lahirnya Lagu Anthem “The Greatest Love of APSF”

ASEAN Para Sports Federation (APSF) merupakan pilar utama dalam...

IMBCNEWS - JAKARTA - KEMENLU RI memastikan bahwa Indonesia...