Agam, Sumatra Barat — Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana 2025 di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, sebagai respons cepat atas bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Program ini melibatkan kolaborasi interprofesional dosen dan mahasiswa lintas program studi dengan pendekatan Model Triphasic Cascade, mulai dari respons darurat, pemulihan awal, hingga penguatan adaptasi masyarakat.
Dipimpin Dr. dr. Pudia M. Indika, M.Kes., AIFO-K, tim UNP memberikan layanan kesehatan terpadu, pendampingan psikososial dan trauma healing, distribusi bantuan pangan bergizi serta hygiene kit, hingga perbaikan lingkungan dan dukungan sarana air bersih.
“Pendekatan interprofesional sangat penting dalam situasi pascabencana. Masalah yang dihadapi masyarakat tidak hanya persoalan kesehatan fisik, tetapi juga psikologis, lingkungan, hingga aspek sosial. Karena itu, kami hadir dengan tim yang saling melengkapi,” ujar Dr. Pudia, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan ini menegaskan komitmen UNP dalam Tridarma Perguruan Tinggi untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Agam menghadapi bencana ke depan
pasted (**/Aa)





