IMBCNews, Cisaua-Bogor | Musyawarah Pimpinan (Muspim) II dan Baitul Arqam Muhammadiyah Cabang Matraman mencapai acara penutupan, Ahad (5/3/2023) di Cisarua-Kabupaten Bogor, menyisakan harapan lahirnya pemimpin masa depan yang berkemajuan.
Harapan itu tercermin dalam laporan Ketua Panita Pelaksana Latif R Utomo S Pd, antara lain menapaki tahun 2023 ini, dalam tubuh Muhammadiyah tengah memasuki tahun musyawarah.
“Pasca Muktamar Muhammadiyah di Surakarta pada November 2022 yang lalu, terus diikuti dengan ramainya musyawarah dari tingkat kepemimpinan wilayah hingga ranting pada tahun 2023 ini. Contohnya, sudah Muswil PWM Jawa Timur dan PWM Jawa Barat,” ungkapnya.
Latif mengemukakan, pada pekan depan yaitu tanggal 11 Maret, PWM DKI Jakarta akan melaksanakan Muswil dan ini bagian dari hajat PWM Matraman juga, dengan harapan beberpa tokoh Muhammadiyah Matraman akan terpilih dalam Formatur 13 Calon Pimpinan PWM DKI Jakarta dalam muswil tersebut,” harap dia.


Setelah Muswil PWM, kemudian akan dilaksanakan Musda PDM Jakarta Timur pada 20-21 Mei 2023. “Dalam Musda ini pun kita berharap, beberapa Calon Formatur PDM Jakarta Timur dari PCM Matraman dapat terpilih pula,” ungkap dan harap Latif.
Ia juga mengemukakan rasa terima kasih kepada peserta Muspim II dan Baitul Arqam yang sejak dibuka pada Jumat (3/3/2023) hingga penutupan ini jumlah pesertanya relatif stabil. Dan ia mengemukakan terima kasih sekali kepada Pimpinan di PCM Matraman yang telah mempercayakan kepada panitia hingga dapat terlaksananya Muspim ini.
“Tak lupa juga kami dari Panitia Pelaksana Muspim kedua dan Baitul Arqam ini mohon maaf jika ditemukan hal-hal yang mungkin kurang berkenan,” sebut dan pinta Latif.
Ketua PCM Matraman Drs H Nandi Rahman M Ag mengemukakan rasa terima kasih kepada Panitia Pelaksana yang telah mengemas acara Muspim II dan Baitul Arqam dengan baik. Kemudian ia mengajak kepada semuanya untuk bersyukur kepada Allah karena hajat konstitusional persyarikatan ini telah berjalan sukses.
“Kita sama-sama bersyukur Muspim dan Baitul Arqam telah berjalan dengan baik. Jika ada kekurangan, itu bagian dari kekurangan kita bersama karena saya yakin panitia telah bekerja maksimal menyukseskan acara ini,” kata Nandi Rahman dalam sambutan sebelum ia menutup secara resmi kegiatan Muspim II dan Baitul Arqam PCM Matraman.


Lebih lanjut ia mengemukakan rasa kegembiraan, karena paserta semenjak acara pembukaan sampai penutupan relatif stabil jumlahnya. Dan harapan dia, dengan keberlangsungan acara Muspim dan Baitul Arqam ini menumbuhkan motivasi bagi peserta, terutama generasi muda di PCM Matraman, dalam menyongsong lahirnya pemimpin masa depan yang berkemajuan.
“Sesuai yang diangkat pada tema kegiatan kita ini adalah: ‘Meneguhkan Semangat Gerakan untuk Lahirnya Pimpinan Persyarikatan Masa Depan Berkemajuan’,” ungkap Nandi Rahman.
Ia juga mengingatkan, bahwa lahirnya pemimpin itu tentu saja tidak dapat terlepas dari ketentuan dan iradah Allah Swt. Akan tetapi, dalam upaya mempersiapkan kelahiran pemimpin masa depan akan dipengaruhi pula oleh keadaan dan perilaku manusia.
Oleh karena itu, lanjut Nandi Rahman, dalam persyarikatan Muhammadiyah masalah kepemimpinan secara terus menerus menjadi salah satu tema yang dipandang penting.
“Karena itu, untuk mengupayakan lahirnya pemimpin yang berkualitas dan berkelanjutan di Muhammadiyah dibangun pula sistemnya secara berjenjang. Mulai dari PP Muhammadiyah hingga tingkat ranting,” sebut Nandi Rahman.
Sistem tersebut, tambahnya, secara organisatoris dilakukan pembinaan dan bimbingan kepada generasi muda; Dimulai dari perkaderan, pembangunan karakter, memahami dan memahamkan ideologi Muhammadiyah, serta penguatan khittah dan jati diri Muhammadiyah dalam upaya pemurnian ajaran Islam yang senantiasa ruju’ kepada Alqur-an dan Sunnah. (Asy: PanMuspim)