IMBCNews – Kota Bekasi – Sebanyak 2.759 petugas garda terdepan masyarakat, menerima bantuan zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi, dalam program pengakuan dan apresiasi terhadap profesi-profesi kunci yang selama ini kerap terlupakan.
Ketua Baznas Kota Bekasi, Nurul Akmal, menjelaskan bahwa pendistribusian zakat kali ini menyasar empat kelompok strategis, yakni Linmas, Amil Jenazah, Imam Mushola, dan Marbot Mushola.
“Di saat kita sudah terlelap, para Linmas masih terjaga mengamankan wilayah. Kalau tidak ada amil jenazah, siapa yang akan memandikan jenazah? Termasuk marbot mushola dan imam yang bekerja nyaris tanpa gaji,” ungkap Akmal Selasa (23/3/2025).
Secara rinci, bantuan tersebut terdiri dari 1.772 personel Linmas, 164 Amil Jenazah, 280 Imam Mushola, dan 543 Marbot Mushola. Acara penyaluran dana dilaksanakan di Aula Muzdalifah Islamic Centre Bekasi.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bekasi, Inayatullah, mengapresiasi program inovatif Baznas tersebut, sekaligus menekankan pentingnya pengelolaan zakat secara profesional.
“Sudah terbukti program-program Baznas sangat banyak yang dirasakan dampaknya, mulai dari beasiswa, bantuan modal dan fasilitas usaha, termasuk program yang disalurkan hari ini,” terangnya.
Total dana yang disiapkan BAZNAS Kota Bekasi untuk program ini mencapai Rp1.452.250.000 yang bersumber dari infak dan zakat fitrah. Untuk menjamin transparansi, bantuan dibagikan melalui transfer langsung ke rekening para mustahik.
“Kita ingin mereka tidak sekadar menerima, tapi bisa naik kelas secara ekonomi dan spiritual,” pungkasnya.
Program tersebut bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan pengakuan terhadap mereka yang sehari-hari berkontribusi dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan spiritual masyarakat namun kerap tidak terlihat. (*)
fir/imbcnews