IMBCNews, Karawang | Jalan Poros yang melintasi Desa Mulyasejati di Dusun Udugudug amblas sekitar 15 meter panjangnya dan mematahkan cor-coran yang baru berumur sekitar tiga bulan. Permulaan amblasnya sekitar awal Maret 2024. Disinyalir, saat pengerjaan proyek pengecoran, terjadi kurangnya volume dan kualitas tanah urug untuk badan jalan. Juga, tidak terlihat besi dowel atau wermes sebagai penahan konstruksi dalam cor-coran.
Ketua RT 01/01 Dusun Udugudug, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel yang akrab disapa Toing mengatakan bahwa proyek pengecoran ini dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang. Menurutnya pengerjaan cor akhir 2023, tapi baru sekitar tiga bulanan cor selesai keadaan di jalan poros ini sudah pecah dan amblas.
“Ibaratnya, cor-coran ini baru seumuran jangung. Tapi sudah ambruk dan beton cornya banyak yang remuk. Kayaknya sih pelaksana mengerjakan tidak sesuai spek, karena tidak terlihat besi dowel atau besi wermesnya. Terus itu, tidak ada dilakukan urugan tanah kembali waktu itu, jadi bagian bawah cor mungkin tergerus air ketika musim hujan,” ungkap Toing kepada IMBCNews di lingkungan Dusun Udugudug, Sabtu pekan lalu.


Toing menjelaskan, proyek pengecoran jalan poros ini dikerjakan sekitar bulan November tahun lalu. Ia juga mengaku heran, karena baru tiga bulan, atau sekitar awal bulan Ramadhan lalu, cor-corannya sudah ambruk dan sampai sekarang belum ada perbaikan.
Lebih lanjut Toing mengemukakan, pada pekerjaan saat itu Turap Penahan Tanan (TPT) pada jalan yang dicor belum dirapikan lebih dulu. Dan pekerjaan urug badan jalannya juga masih kurang. “Jadi, kayaknya ini, hasil pekerjaan akhir tahun 2023 jadi mangkrak ya. Soalnya sudah berjalan dua bulanan hancurnya cor-coran belum ada perbaikan,” katanya.
Sementara itu ia berharap agar pihak kontraktor dan Dinas PUPR Kabupaten Karawang segera menyelesaikan proyek tersebut. “Jalan ini kan jalan untuk umum. Kalau keadaannya masih seperti sekarang, dapat membahayakan penguna jalan,” pungkas Toing.
Terpisah, salah seorang tokoh masyarakat Desa Mulyasejati H Dayat membenarkan kalau jalan poros di Dusun Udugudug itu amblas yang panjangnya sekitar 15 meter. Ia juga mengakui, proyek terebut dikerjakan oleh kontraktor sekitar akhir tahun 2023.
“Belum lama sih selesainya. Eh, sudah ambles tuh sebagian cor-corannya. Sepertinya hal tersebut akibat tidak selesainya pekerjaan urug dan turap yang di bawah jalan poros tersebut. Akhirnya sekarang seperti proyek mangkrak karena tidak segera diselesaikan,” ungkap kakek yang akrab disapa Apih Dayat, di Mulyasejati, Sabtu pekan lalu.
Lebih lanjut ia berharap, agar Kepala Desa Mulyasejati untuk segera mengusulkan perbaikan jalan yang cor-corannya rompal itu. “Bukan apa-apa, kalau Kades yang mengusulkan misalnya ‘kan memang bagian tugasnya. Ini juga sejalur dengan pemerintahan di Kabupaten Karawang,” tutur dan harap Apih Dayat. (hhr/asy-1105: lpt/lpg)